Denda Pajak Motor: Biaya Balik Nama Motor


April 3, 2019

Kendaraan roda dua atau motor memang lebih banyak dipilih untuk dijadikan alat transportasi sehari-hari dibandingkan dengan mobil. Hal ini terutama sekali dikarenakan harganya yang lebih murah dan lebih fleksibel untuk digunakan di jalan raya kota besar. Dengan motor yang ramping Anda bisa lebih leluasa melenggang di jalanan macet dibandingkan mobil yang memiliki body besar. Kini ada banyak jenis varian motor yang bisa Anda beli di pasaran baik dalam kondisi baru ataupun bekas. Untuk kebutuhan transportasi setiap hari, tak ada salahnya untuk membeli motor bekas yang lebih terjangkau meski juga harus memperhatikan perhitungan biaya balik nama motor yang harus dikeluarkan.

Perbedaan harga motor baru dan motor second sangatlah besar apalagi untuk kalangan masyarakat menengah ke bawah. Motor second bisa dibeli dengan harga 50%nya dari motor baru apalagi jika harga motor baru dihitung dengan sistem kredit. Hal ini membuat pasaran motor second selalu ramai oleh peminat baik yang ingin membeli maupun yang ingin menjualnya. Bagi Anda yang ingin memiliki motor dengan harga terjangkau, tak ada salahnya membeli motor bekas dengan kualitas yang masih baik. Akan tetapi perlu Anda ingat bahwa ada biaya yang juga harus dikeluarkan untuk mengubah nama STNK dan BPKB karena motor bekas masih menggunakan nama pemiliknya yang lama. Perhatikan juga apakah ada denda pajak motor yang terlambat di motor bekas yang akan Anda beli tersebut.

Biaya Balik Nama Motor

Untuk mengkalkulasi kebutuhan dana jika ingin membeli motor bekas, ada baiknya Anda mengetahui perhitungan balik nama. Berikut ini adalah contoh perhitungan biaya untuk proses balik nama yang bisa Anda jadikan dasar perhitungan untuk memperkirakan kebutuhan membeli motor bekas dan mendapatkan nama Anda dalam STNK dan BPKNnya.

Baca Juga :  Kelebihan dari Motor Nmax Terbaru

Untuk biaya balik nama sendiri, akan dikenakan sebesar 2/3 dari pajak kendaraan bermotor terakhir. Jadi perlu Anda lihat harga pajak kendaraan tahun lalu untuk mengetahui biaya balik nama. Jika pajak mengalami keterlambatan maka bisa jadi biaya akan lebih besar mengingat besaran pajak yang bertambah. Kemudian ada biaya sumbangan kecelakaan di jalan raya sebesar 35 ribu yang harus Anda bayarkan untuk jasa raharja dan tertulis di STNK.

Untuk biaya lain-lain yang juga perlu Anda bayarkan antara lain:

  • Biaya administrasi STNK sebesar Rp. 25 ribu.
  • Biaya administrasi tanda nomor kendaraan Rp. 60 ribu.
  • Biaya pendaftaran di samsat antara Rp. 75 ribu hingga Rp.100 ribu tergantung samsat daerah masing-masing.
  • Biaya pengesahan cek fisik sekitar Rp. 30 ribu.
  • Tips sukarela untuk pengecekan fisik nomer rangka dan mesin.
  • Biaya fotokopi berkas-berkas dan pembelian map untuk mengumpulkan berkas kurang lebih Rp. 20 ribu.

Biaya tersebut masih diluar denda pajak motor jika motor yang akan Anda beli mengalami keterlambatan pembayaran pajak.

Untuk motor dibawah 200cc, maka setidaknya Anda perlu menyiapkan dana antara Rp. 300 hingga Rp. 500 untuk biaya balik nama. Tambahkan perkiraan tersebut dengan harga beli motor bekas yang Anda taksir untuk mengetahui apakah total biaya yang harus Anda bayarkan sesuai dengan pasaran harga motor bekas dan kondisi motor yang akan Anda beli tersebut. untuk memulai prosesnya, ada baiknya Anda mengetahui apa saja persyaratan yang harus dibawa sehingga menghemat waktu dan tenaga

Related